Saat siang hari AC menyala tapi masih kurang dingin walaupun
Freon di cek tidak ada kebocoran dan komponen AC lain seperti kompresor, kondensor,
evaporator masih dalam kondisi yang cukup bagus, itulah yang saya alami karena
mungkin mobil saya mobil dengan umur yang sudah cukup tua.
Setelah dapat saran
dari bengkel AC langganan untuk dipasang saja extrafan di kondensor, karena
katanya agar pembuangan panas kondensor
dapat dilepas secara cepat dan maksimal, biaya yang di tawarkan kurang
lebih 450 ribu sudah dengan jasa ongkos pasang, tapi saya tunda dahulu
mengingat barang yang ditawarkan menggunakan Fan Universal lokal.
Daripada keluar uang 450 ribu, lebih baik saya pasang
sendiri dirumah sambil mengisi waktu libur, oke langsung saja untuk barang yang
di butuhkan sebagai berikut :
- Extrafan Universal Rp. 135.000,-
- Relay 4 Kaki Rp. 27.000,-
- Dudukan relay Rp. 13.000,-
- Fuse 15A + Dudukan Rp. 10.000,-
- Kabel Rp. Gratis,- ( masih ada stok bekas pasang central lock )
Total hanya menghabiskan Rp. 185.000,- murah kan?
Pemasangan extrafan cukup mudah diaplikasikan pada mobil saya, langkah pertama
adalah menentukan letak pemasangan extra fan di depan kondensor, setelah
pemasangan selesai barulah kita masuk kedalam tahap merangkai relay.
Kenapa harus menggunakan relay? Karena relay berfungsi
sebagai komponen untuk mengalirkan dengan arus yang besar dengan menggunakan
kendali listrik menggunakan arus listrik yang kecil.
baca juga : " Fungsi dan Cara Kerja Relay "
Berikut skema pemasangan relay yang saya terapkan dalam
pemasangan extrafan AC :
Dari gambar diatas diketahui agar Extrafan relay menyala
saya ambil dari magnet compressor AC, saat switch AC dinyalakan, otomatis
magnet compressor AC bekerja dan Extrafan ikut berputar dan pada saat suhu AC
sudah optimal maka compressor AC mati dan Extrafan pun tidak berputar,
begitulah seterusnya cara kerja extrafan yang diterapkan, nyala extrafan
bersamaan dengan nyala magnet compressor.
baca juga : " Merubah Visco menjadi Electric Fan "
